Keluarga Jadi Benteng Utama Hadapi Tantangan Era Digital

Provinsi Kaltim 29 Jun 2026 18:57 2 min read 83 views By Nicko
Keluarga Jadi Benteng Utama Hadapi Tantangan Era Digital
Gubernur Kaltim: Ayah Punya Peran Besar Bentuk Karakter Anak di Era VUCA

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam menghadapi derasnya arus digitalisasi dan disrupsi teknologi di era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Menurutnya, ketahanan keluarga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berkualitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (29/6/2026). Upacara itu diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam amanatnya, Rudy menekankan pentingnya reposisi peran orang tua dalam membangun ketahanan keluarga. Ia secara khusus mengingatkan bahwa tanggung jawab pengasuhan anak bukan hanya berada di pundak ibu, tetapi juga menjadi kewajiban seorang ayah.

"Peran ayah sangat krusial dalam pengasuhan anak. Ayah tidak boleh lepas tangan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak akan pernah terwujud jika beban pengasuhan hanya diletakkan di bahu ibu," tegasnya.

Menurut Rudy, kehadiran seorang ayah, baik secara fisik maupun emosional, memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan kepribadian anak di masa depan.

Pada kesempatan itu, Rudy juga membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, yang menyoroti berbagai tantangan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital.

Dalam amanat tersebut disebutkan bahwa disrupsi teknologi dan perubahan nilai sosial kini dengan mudah memasuki ruang keluarga melalui gawai yang digunakan anak-anak.

"Disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai sosial masuk tanpa izin ke ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak. Jika institusi keluarga rapuh, arus zaman akan dengan mudah menggilas masa depan mereka," demikian kutipan amanat Menteri Wihaji.

Ia menegaskan bahwa membangun keluarga yang tangguh bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus menjadi prioritas nasional. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, lanjutnya, harus dimulai sejak masa kehamilan hingga pola pengasuhan di dalam rumah.

Melalui momentum Harganas ke-33, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mengajak seluruh orang tua agar lebih aktif melindungi anak dari berbagai dampak negatif dunia digital sebelum mereka menjadi korban maupun pelaku penyimpangan sosial.

"Rumah harus dijadikan sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan. Magnet kehangatan keluarga harus selalu menarik anak-anak untuk pulang ke jalan yang benar," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu membangun keluarga yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

"Mari rapatkan barisan dan satukan tekad. Kita bangun keluarga Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia di tengah tantangan era VUCA ini," pungkasnya.

Penulis: Nicko 

Chat with us on WhatsApp