KKT Klaim Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Fokus Tuntaskan Proses Verifikasi Administrasi

Provinsi Kaltim 22 Jul 2026 20:01 3 min read 28 views By Norman
KKT Klaim Perkuat Tata Kelola Lingkungan, Fokus Tuntaskan Proses Verifikasi Administrasi
Perusahaan memastikan pemenuhan seluruh persyaratan lingkungan terus berjalan sembari memperkuat program keberlanjutan di kawasan Terminal Kariangau.

BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola lingkungan sekaligus menyelesaikan seluruh proses administrasi yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Di tengah proses verifikasi yang masih berlangsung, perusahaan mengaku tetap menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari operasional pelabuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan perusahaan telah menindaklanjuti berbagai ketentuan sejak diterbitkannya Surat Keputusan Penegakan Hukum (SK Gakkum). Berbagai dokumen pendukung telah disampaikan, disertai koordinasi intensif dengan instansi terkait guna memenuhi seluruh persyaratan administratif.

Menurut Enriany, KKT memilih mengikuti setiap mekanisme yang ditetapkan pemerintah dengan terus memberikan data, dokumen, serta informasi yang dibutuhkan selama proses verifikasi berlangsung.

"Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh persyaratan yang diminta instansi terkait telah dipenuhi dan terus mendukung proses verifikasi yang dilakukan oleh instansi berwenang," ujar Enriany, Senin (21/7/2026).

Ia menjelaskan, tahapan administrasi yang sedang berlangsung merupakan bagian dari proses verifikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, perusahaan berharap seluruh proses dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Kami berharap seluruh proses administrasi dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami akan terus berkoordinasi dengan menyajikan seluruh data dan dokumen yang diperlukan sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan," katanya.

Di sisi operasional, KKT juga terus menjalankan sejumlah program pengelolaan lingkungan. Perusahaan melakukan peningkatan efisiensi energi melalui optimalisasi penggunaan peralatan berbasis listrik di kawasan terminal sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Selain itu, pengelolaan limbah domestik maupun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) terus diperkuat agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemantauan kualitas air laut, air limbah, emisi udara, hingga tingkat kebisingan juga dilakukan secara berkala untuk memastikan aktivitas pelabuhan tetap memenuhi baku mutu lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kawasan pelabuhan, KKT melaksanakan program penghijauan melalui penanaman pohon, penambahan ruang terbuka hijau, serta pembenahan sistem drainase untuk mendukung lingkungan operasional yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

Perusahaan juga melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan edukasi lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, penanaman pohon bersama, hingga program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Enriany menegaskan bahwa aspek lingkungan menjadi bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan. Menurutnya, evaluasi dan pembenahan terhadap program pengelolaan lingkungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar pertumbuhan perusahaan tetap berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

Selain itu, KKT juga memperkuat digitalisasi pengelolaan dokumen lingkungan guna meningkatkan akurasi data, efektivitas pelaporan, serta mendukung proses evaluasi yang lebih cepat dan transparan.

"Kami percaya bahwa pengelolaan lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," tutup Enriany Muis.

Penulis: Norman 

Chat with us on WhatsApp