KKT Perkuat Keamanan Pelabuhan Lewat Drill ISPS Code Triwulan II 2026

Provinsi Kaltim 27 Jun 2026 00:49 3 min read 76 views By Nicko
KKT Perkuat Keamanan Pelabuhan Lewat Drill ISPS Code Triwulan II 2026
Simulasi penanganan gangguan keamanan di area jetty menjadi fokus latihan PT Kaltim Kariangau Terminal dalam memperkuat sistem pengamanan fasilitas pelabuhan sekaligus menjaga kepercayaan pengguna jasa melalui penerapan standar keamanan internasional.

BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) kembali menggelar Drill International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code Triwulan II Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat sistem keamanan fasilitas pelabuhan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.

Kegiatan yang berlangsung di area fasilitas pelabuhan KKT ini merupakan implementasi dari standar keamanan internasional melalui penerapan Port Facility Security Plan (PFSP). Drill tersebut menjadi agenda rutin perusahaan untuk menguji efektivitas sistem pengamanan, memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan, serta meningkatkan kemampuan personel dalam menangani situasi darurat.

Sebanyak 10 personel terlibat dalam simulasi ini, terdiri dari Port Facility Security Officer (PFSO), Deputy Port Facility Security Officer (Deputy PFSO), petugas patroli keamanan, koordinator pengamanan, hingga tim medis. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat pendampingan dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) selaku Recognized Security Organization (RSO).

Dalam simulasi tersebut, peserta menjalankan skenario penanganan gangguan keamanan di area jetty. Berbagai tahapan diuji, mulai dari pelaporan awal, komunikasi berjenjang, koordinasi antarpetugas, pengamanan lokasi, hingga penanganan kondisi darurat sesuai prosedur yang tertuang dalam PFSP.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan bahwa keamanan merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari operasional pelabuhan. Karena itu, perusahaan berkomitmen melaksanakan latihan secara berkala guna membangun budaya keamanan yang kuat di lingkungan kerja.

"Pelaksanaan Drill ISPS Code ini merupakan komitmen perseroan dalam memastikan implementasi standar keamanan internasional berjalan secara konsisten. Kami ingin seluruh personel memahami prosedur, mampu berkoordinasi dengan baik, serta siap mengambil tindakan yang tepat apabila menghadapi kondisi darurat di lingkungan pelabuhan," ujar Enriany Muis.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta menjaga kepercayaan para pengguna jasa pelabuhan.

"Dengan pendampingan PT Biro Klasifikasi Indonesia sebagai Recognized Security Organization, kami berharap implementasi ISPS Code di PT Kaltim Kariangau Terminal terus memenuhi standar keamanan nasional maupun internasional. Kesiapsiagaan personel menjadi kunci dalam menciptakan operasional pelabuhan yang aman, andal, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa," tambahnya.

Usai pelaksanaan simulasi, seluruh rangkaian kegiatan dievaluasi untuk mengukur efektivitas sistem keamanan yang diterapkan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan prosedur pengamanan, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan koordinasi antarunit kerja agar mampu beradaptasi terhadap dinamika operasional dan berbagai potensi risiko.

Sebagai salah satu terminal peti kemas yang mendukung konektivitas logistik di Kalimantan Timur, PT Kaltim Kariangau Terminal terus berkomitmen menerapkan standar keamanan internasional secara konsisten guna menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, efisien, serta mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Penulis: Nicko

Chat with us on WhatsApp